DOKUMEN INOVASI PEMBELAJARAN UNTUK MENUMBUHKEMBANGKAN PROFESI GURU
A. IDENTITAS GURUNama Guru : Martina Br Sembiring
Baca Juga:NIP : 198503052022212018
Jabatan : Guru Kelas V
Satuan Pendidikan : UPT SPF SDN 105402 Sibunga-BungaTahun Pelajaran : 2026/2027
Baca Juga:Kepala Sekolah : Ester Dina Sembiring, S.Pd.
---
B. JUDUL INOVASI"PEMANFAATAN SAMPAH ANORGANIK MENJADI BARANG BERNILAI GUNA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN PESERTA DIDIK KELAS V"
Baca Juga:---
C. LATAR BELAKANG
Lingkungan sekolah merupakan salah satu tempat yang sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik. Kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga sekolah, termasuk guru dan peserta didik.Dalam kehidupan sehari-hari, masih banyak ditemukan sampah berupa botol plastik, kemasan makanan, kardus, kertas, dan berbagai bahan bekas lainnya. Apabila sampah tersebut tidak dikelola dengan baik, maka dapat menyebabkan lingkungan menjadi kotor dan tidak nyaman.
Baca Juga:Permasalahan tersebut dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran yang dekat dengan kehidupan peserta didik. Guru tidak hanya memberikan penjelasan mengenai kebersihan secara teori, tetapi mengajak peserta didik untuk melihat, menemukan, mengidentifikasi, dan mencari solusi terhadap permasalahan sampah yang terdapat di lingkungan sekolah.
Oleh karena itu, guru mengembangkan inovasi pembelajaran melalui kegiatan pemanfaatan sampah anorganik menjadi barang yang memiliki nilai guna.
Dalam kegiatan ini peserta didik diberikan kesempatan untuk bekerja secara berkelompok, mengembangkan ide, membuat rancangan, memanfaatkan barang bekas, menghasilkan karya, serta mempresentasikan hasil karya di depan kelas.Kegiatan tersebut diharapkan dapat menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, menyenangkan, dan kontekstual.
Baca Juga:---
D. DASAR PEMIKIRAN INOVASI
Inovasi pembelajaran ini dikembangkan berdasarkan beberapa pemikiran:1. Peserta didik lebih mudah memahami materi apabila dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari.
Baca Juga:2. Lingkungan sekolah dapat digunakan sebagai sumber belajar.
3. Pembelajaran hendaknya memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berkreasi.
4. Guru perlu mengembangkan metode pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori.5. Permasalahan lingkungan dapat menjadi media untuk mengembangkan karakter peserta didik.
Baca Juga:6. Kegiatan proyek dapat melatih kerja sama, tanggung jawab, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah.
---
E. TUJUAN INOVASI1. Tujuan Umum
Baca Juga:Meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penerapan kegiatan inovatif yang memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar sekaligus mengembangkan kreativitas dan kepedulian peserta didik.
2. Tujuan Khusus
Setelah mengikuti kegiatan, peserta didik diharapkan mampu:1. Menjelaskan pengertian sampah.
Baca Juga:2. Membedakan sampah organik dan anorganik.
3. Mengidentifikasi jenis sampah yang terdapat di lingkungan sekolah.
4. Menjelaskan dampak sampah terhadap lingkungan.5. Menentukan cara sederhana untuk mengurangi sampah.
Baca Juga:6. Memanfaatkan barang bekas menjadi barang yang berguna.
7. Mengembangkan kreativitas melalui kegiatan membuat produk.
8. Bekerja sama dalam kelompok.9. Bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
Baca Juga:10. Mempresentasikan hasil karya dengan percaya diri.
---
F. MANFAAT INOVASIBagi Peserta Didik
Baca Juga:1. Meningkatkan kreativitas.
2. Meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
3. Melatih kerja sama.4. Melatih tanggung jawab.
Baca Juga:5. Meningkatkan keberanian berkomunikasi.
6. Memberikan pengalaman belajar secara langsung.
7. Menumbuhkan kebiasaan menjaga kebersihan.Bagi Guru
Baca Juga:1. Mengembangkan kemampuan merancang pembelajaran inovatif.
2. Meningkatkan kemampuan menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar.
3. Mengembangkan kemampuan menerapkan pembelajaran berbasis proyek.4. Meningkatkan kemampuan melakukan penilaian proses dan hasil.
Baca Juga:5. Mendorong guru melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran.
6. Menjadi salah satu bukti pengembangan profesi guru.
Bagi Sekolah1. Mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih.
Baca Juga:2. Menumbuhkan budaya peduli lingkungan.
3. Meningkatkan kreativitas warga sekolah.
4. Menghasilkan karya peserta didik yang dapat dipamerkan.5. Mendukung program sekolah yang berkaitan dengan kebersihan dan lingkungan.
Baca Juga:---
G. SASARAN KEGIATAN
Sasaran kegiatan inovasi adalah:Peserta Didik Kelas V UPT SPF SDN 105402 Sibunga-Bunga Tahun Pelajaran 2026/2027.
Baca Juga:Guru kelas berperan sebagai fasilitator dan pembimbing selama kegiatan berlangsung.
---
H. METODE PEMBELAJARANMetode yang digunakan dalam inovasi ini adalah:
Baca Juga:1. Observasi.
2. Diskusi kelompok.
3. Tanya jawab.4. Demonstrasi.
Baca Juga:5. Praktik langsung.
6. Pembelajaran berbasis proyek.
7. Presentasi.8. Refleksi.
Baca Juga:---
I. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
Media dan Alat- Botol plastik bekas.
Baca Juga:- Kardus bekas.
- Kertas bekas.
- Kemasan makanan.- Gunting.
Baca Juga:- Lem.
- Selotip.
- Penggaris.- Spidol.
Baca Juga:- Cat atau bahan penghias lainnya.
Sumber Belajar
1. Lingkungan sekolah.2. Lingkungan sekitar peserta didik.
Baca Juga:3. Buku pelajaran yang relevan.
4. Pengalaman peserta didik.
5. Sumber informasi mengenai pengelolaan sampah.---
Baca Juga:J. LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN
1. Kegiatan Pendahuluan
Guru:- Memberikan salam dan mengondisikan peserta didik.
Baca Juga:- Menyampaikan tujuan pembelajaran.
- Mengajukan pertanyaan mengenai sampah yang sering ditemukan di lingkungan sekolah.
- Menghubungkan permasalahan sampah dengan kehidupan sehari-hari.- Memberikan motivasi kepada peserta didik.
Baca Juga:2. Kegiatan Observasi
Peserta didik bersama kelompok melakukan pengamatan di lingkungan sekolah.
Setiap kelompok mencatat:- Jenis sampah yang ditemukan.
Baca Juga:- Tempat sampah ditemukan.
- Kondisi lingkungan.
- Dampak yang mungkin ditimbulkan.- Cara mengurangi sampah.
Baca Juga:Guru mengarahkan peserta didik untuk melakukan pengamatan dengan tertib.
3. Kegiatan Diskusi
Setelah melakukan pengamatan, setiap kelompok mendiskusikan hasil temuannya.Peserta didik menentukan:
Baca Juga:"Barang bekas apa yang dapat dimanfaatkan menjadi sebuah karya?"
Guru memberikan pertanyaan pemantik dan membantu kelompok yang mengalami kesulitan.
4. Perencanaan ProdukSetiap kelompok membuat rancangan sederhana.
Baca Juga:Contoh:
Bahan: Botol plastik bekas
Produk: Pot tanamanManfaat: Tempat menanam bunga/tanaman
Baca Juga:Hiasan: Kertas warna/cat
Pembagian tugas: Setiap anggota memiliki tanggung jawab masing-masing.
5. Pembuatan ProdukPeserta didik mulai membuat produk sesuai rancangan.
Baca Juga:Guru melakukan pendampingan dan mengamati:
- Kerja sama.
- Kreativitas.- Tanggung jawab.
Baca Juga:- Kedisiplinan.
- Kemampuan menyelesaikan masalah.
6. PresentasiSetiap kelompok mempresentasikan hasil karya.
Baca Juga:Peserta didik menjelaskan:
1. Nama produk.
2. Bahan yang digunakan.3. Cara membuat.
Baca Juga:4. Manfaat produk.
5. Kesulitan yang dihadapi.
6. Cara menyelesaikan kesulitan.7. Refleksi
Baca Juga:Guru memberikan pertanyaan refleksi:
- Apa yang kalian pelajari hari ini?
- Apa manfaat memanfaatkan barang bekas?- Apa yang dapat kita lakukan untuk mengurangi sampah?
Baca Juga:- Bagaimana kerja sama kelompok kalian?
- Apa yang ingin kalian perbaiki pada kegiatan berikutnya?
---K. INSTRUMEN PENILAIAN
Baca Juga:1. Penilaian Sikap
Aspek yang diamati:
No| Aspek| Skor 1–41| Tanggung jawab|
Baca Juga:2| Kerja sama|
3| Kedisiplinan|
4| Kepedulian lingkungan|5| Keaktifan|
Baca Juga:2. Penilaian Keterampilan
No| Aspek| Skor 1–4
1| Kreativitas produk|2| Kerapian|
Baca Juga:3| Pemanfaatan bahan bekas|
4| Kemampuan bekerja|
5| Presentasi|3. Penilaian Pengetahuan
Baca Juga:Peserta didik diberikan pertanyaan mengenai:
- Pengertian sampah.
- Jenis-jenis sampah.- Dampak sampah.
Baca Juga:- Cara mengurangi sampah.
- Manfaat daur ulang.
---L. HASIL YANG DIHARAPKAN
Baca Juga:Melalui inovasi pembelajaran ini diharapkan peserta didik mampu menghasilkan karya sederhana dari barang bekas.
Selain menghasilkan produk, kegiatan ini diharapkan dapat mengubah pola pikir peserta didik bahwa sampah tertentu masih dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai guna.
Peserta didik juga diharapkan memiliki kebiasaan:"Kurangi Sampah, Gunakan Kembali, dan Daur Ulang."
Baca Juga:---
M. PENGEMBANGAN PROFESIONAL GURU
Pelaksanaan inovasi ini menjadi bagian dari upaya guru untuk mengembangkan profesionalisme secara berkelanjutan.Guru melakukan beberapa kegiatan pengembangan, yaitu:
Baca Juga:1. Mengidentifikasi permasalahan pembelajaran.
2. Menentukan solusi melalui inovasi.
3. Menyusun perencanaan pembelajaran.4. Melaksanakan inovasi di kelas.
Baca Juga:5. Melakukan observasi terhadap peserta didik.
6. Melakukan penilaian.
7. Melakukan refleksi.8. Memperbaiki pembelajaran berdasarkan hasil refleksi.
Baca Juga:9. Mendokumentasikan hasil kegiatan.
10. Mengembangkan kegiatan menjadi praktik baik yang dapat diterapkan kembali.
---N. REFLEKSI GURU
Baca Juga:Setelah pelaksanaan kegiatan, guru melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran.
Berdasarkan hasil pengamatan, peserta didik menunjukkan antusiasme yang baik ketika pembelajaran dilakukan melalui kegiatan praktik dan proyek.
Peserta didik lebih aktif berdiskusi, bekerja sama, menyampaikan pendapat, dan menunjukkan kreativitas dalam menghasilkan produk.Namun demikian, masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki, antara lain pengaturan waktu, pembagian tugas dalam kelompok, serta pendampingan terhadap peserta didik yang masih kurang aktif.
Baca Juga:Hasil refleksi tersebut menjadi bahan bagi guru untuk melakukan perbaikan pada kegiatan pembelajaran berikutnya.
---
O. BUKTI FISIK INOVASIDokumen yang dapat dilampirkan sebagai bukti fisik:
Baca Juga:1. Modul ajar.
2. Lembar kerja peserta didik.
3. Instrumen penilaian.4. Daftar kelompok.
Baca Juga:5. Foto kegiatan observasi.
6. Foto kegiatan diskusi.
7. Foto proses pembuatan karya.8. Foto hasil karya.
Baca Juga:9. Foto presentasi peserta didik.
10. Hasil refleksi guru.
11. Hasil refleksi peserta didik.12. Dokumentasi kegiatan sebelum dan sesudah pelaksanaan.
Baca Juga:---
P. KESIMPULAN
Inovasi pembelajaran pemanfaatan sampah anorganik menjadi barang bernilai guna merupakan salah satu bentuk upaya guru dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, kontekstual, dan bermakna.Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik untuk mengenali permasalahan lingkungan dan mencari solusi melalui kegiatan kreatif.
Baca Juga:Bagi guru, pelaksanaan inovasi ini menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan profesional dalam merancang, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengembangkan pembelajaran.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan proses pembelajaran di kelas V UPT SPF SDN 105402 Sibunga-Bunga semakin menarik serta mampu membentuk peserta didik yang kreatif, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, dan peduli terhadap lingkungan.
---PENGESAHAN
Baca Juga:Sibunga-Bunga, 15 Agustus 2026
Guru yang Melaksanakan Inovasi
Martina Br SembiringNIP. 198503052022212018
Baca Juga:Mengetahui,
Kepala UPT SPF SDN 105402 Sibunga-Bunga
Ester Dina Sembiring, S.Pd. NIP 197001011992092002Baca Juga: