DELISERDANG – Pemkab Deliserdang menerima 20 finalis Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026 dari Yayasan POI kepada tuan rumah pada malam ramah tamah yang digelar di Aula Cadika, Lubukpakam, Sumatera Utara, Sabtu (27/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Lom Lom menyampaikan rasa bangga dan kehormatan Kabupaten Deliserdang dipercaya menjadi tuan rumah rangkaian kegiatan karantina dan retreat para finalis yang berasal dari berbagai kabupaten di Indonesia.Baca Juga:
"Hari ini seluruh Indonesia menyaksikan Deliserdang, yang bisa dibilang sebagai jantungnya Sumatera Utara karena keberadaan Bandara Internasional Kualanamu. Kami sangat terhormat menyambut putri-putri terbaik bangsa dari berbagai kabupaten di seluruh Indonesia," ujarnya.
Menurutnya, para finalis tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga identitas dan kebanggaan daerah masing-masing. Karena itu, selama berada di Deliserdang, para finalis diharapkan dapat saling mengenal dan memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman."Beberapa hari ke depan, Deliserdang bukan hanya menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan, tetapi menjadi rumah bersama bagi kalian yang datang dari Sabang sampai Merauke," katanya.
Baca Juga:Ajang Putri Otonomi Indonesia, lanjutnya, merupakan wujud komitmen Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) dalam memberikan ruang bagi putri-putri daerah untuk berkembang sekaligus memperkenalkan potensi daerah masing-masing di tingkat nasional.
Ia juga berpesan agar seluruh finalis memanfaatkan masa karantina dan retreat dengan sebaik-baiknya untuk menambah wawasan, memperkuat karakter, serta mempersiapkan diri menuju malam grand final.
Baca Juga:"Kalian akan ditempa menjadi pribadi yang tangguh, memiliki jiwa kepemimpinan, disiplin, serta wawasan kebangsaan yang luas. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan mengembangkan diri," pesannya.
Diakhir sambutannya, Wakil Bupati berharap para finalis dapat membawa kesan positif tentang Deliserdang dan Sumatera Utara setelah kembali ke daerah masing-masing.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif APKASI, Sarman Simanjorang, menyampaikan bahwa proses seleksi Putri Otonomi Indonesia telah berlangsung sejak tiga minggu lalu di Jakarta. Menurutnya, POI digagas untuk membuka kesempatan bagi putri-putri kabupaten agar mampu tampil dan berprestasi di tingkat nasional.Baca Juga:
"Kami ingin memberikan kesempatan kepada putri daerah untuk tampil di level nasional. Ternyata kemampuan mereka tidak kalah dengan para finalis dari ajang-ajang tingkat provinsi," ujarnya.
Sarman menambahkan, para finalis akan mengikuti retreat selama dua hari dengan materi yang berfokus pada wawasan kebangsaan, nasionalisme, bela negara, kepemimpinan, disiplin, dan semangat pengabdian kepada bangsa.Bahkan, Kepala Pusat Bela Negara Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung, dijadwalkan hadir langsung sebagai narasumber utama.
Baca Juga:"Ini luar biasa beliau memastikan kehadirannya besok dan siap untuk memberikan wawasan ya kepada kalian semua. Bahkan, beliau janji siapapun pemenangnya nanti akan diberi kesempatan selama satu hari menjadi Kepala Pusat Bela Negar," ungkap Sarman.
Prosesi serah terima ditandai dengan penyematan pin dan pengalungan selendang oleh Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS kepada perwakilan finalis.
Baca Juga:Penyerahan secara simbolis 20 finalis POI kepada Pemerintah Kabupaten Deliserdang malam ini juga menjadi penanda dimulainya penilaian serta karantina hingga malam grand final yang akan digelar pada 2 Juli 2026
Turut hadir pada malam ramah tamah tersebut Ketua TP PKK Ny Jelita Asri Ludin Tambunan, Staf Ahli I Ny Asniar Lom Lom Suwondo, Kabid Linas Pusat Bela Negara Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, Kolonel Inf Ruddi Hermawan, perwakilan Kadin Indonesia, panitia pelaksana, pimpinan perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya. (Tom)
Baca Juga:
Baca Juga: