
Selama tiga hari pelaksanaan, diperkirakan menghasilkan perputaran uang lebih dari Rp16 miliar, dengan manfaat yang dirasakan tidak hanya di Kabupaten Deliserdang, tetapi juga sejumlah daerah di sekitarnya.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Deli Serdang, Sandra Dewi Situmorang, mengatakan penyelenggaraan HUT APKASI yang dihadiri sekitar 227 delegasi kabupaten dari berbagai daerah di Indonesia menjadi momentum strategis untuk menggerakkan berbagai sektor ekonomi.
Baca Juga:
"Kehadiran para delegasi beserta rombongan mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, dengan perkiraan perputaran ekonomi mencapai lebih dari Rp16 miliar," ujar Sandra.
Menurut Sandra, aktivitas ekonomi tersebut berasal dari belanja para delegasi selama berada di Sumatera Utara, penggunaan jasa transportasi, tingkat hunian hotel, konsumsi makanan dan minuman, pembelian cendera mata, hingga belanja penyelenggaraan yang melibatkan berbagai pelaku usaha lokal.
Pemerintah Kabupaten Deliserdang sendiri mengalokasikan anggaran APBD sebesar Rp 2.758.910.700 untuk mendukung penyelenggaraan HUT ke-26 APKASI. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari APKASI serta sponsor dan mitra yang bersifat tidak mengikat.
"Anggaran yang digunakan bukan semata untuk penyelenggaraan kegiatan, tetapi menjadi stimulus ekonomi yang kembali berputar di tengah masyarakat. Pelaksanaannya melibatkan vendor lokal, penyedia jasa, industri kreatif, hingga pelaku UMKM sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung," jelasnya.
Baca Juga:
Keterlibatan 229 pelaku UMKM dan IKM yang ambil bagian dalam berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari Pesta Rakyat, Fun Walk, bazar, pameran produk unggulan, penyediaan suvenir, hingga penyediaan konsumsi mencatatkan total omzet mencapai sekitar Rp657,89 juta.
Tak hanya itu, menurut Sandra, efek ekonomi juga dirasakan oleh masyarakat yang menjalankan usaha skala kecil di sekitar lokasi kegiatan seperti pedagang kaki lima, pelaku usaha kuliner, warung makan, jasa transportasi lokal, hingga pedagang musiman di kawasan Lubukpakam serta pengelola parkir.
Sandra menambahkan, manfaat ekonomi dari penyelenggaraan HUT APKASI juga meluas ke luar wilayah Deliserdang. Banyak delegasi beserta rombongan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata, pusat kuliner, pusat oleh-oleh, hingga lokasi wisata unggulan di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Utara.
"Artinya, penyelenggaraan HUT APKASI tidak hanya memberikan dampak ekonomi bagi Deliserdang sebagai tuan rumah, tetapi juga ikut mendongkrak aktivitas ekonomi daerah-daerah sekitar, khususnya sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, dan perdagangan. Inilah efek berganda atau multiplier effect yang diharapkan dari sebuah event nasional," ungkap Sandra.
Baca Juga:
Ia berharap keberhasilan penyelenggaraan HUT ke-26 APKASI menjadi modal bagi Deliserdang untuk terus menghadirkan kegiatan berskala nasional yang mampu memperkuat citra daerah sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat dan kawasan sekitarnya. (Red)