DELISERDANG -- Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Sumatera Utara merasa kecewa, karena tidak mensahkan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Deliserdang Tahun 2026, dan mengakibatkan pembangunan disegala bidang dapat tertunda.
Demikian disampaikan Ketua APDESI Sumatera Utara, Suparman didampingi seluruh kepala Desa se-Kecamatan Tanjungmorawa, di Desa Wonosari, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Rabu (20/10/2026) sore.Baca Juga:
Suparman yang juga menjabat Kepala Desa Wonosari, Kecamatan Tanjungmorawa mengatakan, kepala Desa sebagai garda terdepan sangat kecewa karena tidak disahkan P-APBD Deliserdang 2026. Pembangunan dipastikan tertunda.
" Saat ini, warga sudah banyak yang bertanya kepada kami, kapan diperbaiki, kapan dibangun, kenapa tertunda, kenapa nggak dilanjutkan. Kami yang duluan ditanya di tingkat desa, bukan DPRD, jadi kita kecewa, gitu," kata Kades Suparman.
Baca Juga:Seharusnya mereka (DPRD Deliserdang) harus menyadari dan memikirkan masyarakat ditingkat bawah, katanya kesal.
Baca Juga:"Kami berdoa kepada Allah yang maha kuasa, kiranya Bupati Deliserdang, dr Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati Deliserdang, Lomlom Suwondo serta seluruh jajanan pemerintah, kiranya diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga mampu membangun Kabupaten Deliserdang secara menyeluruh di seluruh desa dan kelurahan di 22 kecamatan," tambah Suparman yang dialami para Kades lainnya.
Diakhir statemennya, para Kades menyampaikan yel-yel:
APDESI Pejuang Desa....
Baca Juga:Kepala Desa Garda Terdepan....
Deliserdang Sehat. (Tom)
Baca Juga:
Baca Juga: