Rabu, 02 September 2026
Minyak Angin Phyto Fresh

Pemkab Deliserdang Buka Ruang Kolaborasi dan Investasi Untuk Pengembangan Aset Serta Pertanian Berkelanjutan

Administrator - Rabu, 29 Juli 2026 12:15 WIB
Pemkab Deliserdang Buka Ruang Kolaborasi dan Investasi Untuk Pengembangan Aset Serta Pertanian Berkelanjutan
Foto ist

DELISERDANG – Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan menerima sejumlah audiensi yang membahas peluang investasi pengembangan gedung eks Delimas dan Kolam Renang Deliserdang, serta penguatan sektor pertanian berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi biologi dan pupuk organik, di Kantor Bupati Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa (28/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut gedung eks Delimas dirancang sebagai pusat perbelanjaan terpadu dengan konsep empat lantai yang mengakomodasi kawasan retail, fesyen dan gaya hidup, pusat kuliner dan area keluarga, layanan kesehatan, sentra UMKM, hingga kawasan hiburan. Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan pusat aktivitas ekonomi dan rekreasi yang lebih modern serta menjadi daya tarik baru bagi masyarakat Deli Serdang. Meski demikian, konsep tersebut masih bersifat awal dan menjadi bagian dari penjajakan peluang investasi bersama calon mitra.

"Begitupun dengan kolam renang. Saya mau kolam yang ada diperbaiki dan bisa untuk pertandingan prestasi sehingga pembinaan para atlet dapat maksimal," ucapnya.

Baca Juga:
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menerima Anggota DPR RI Komisi X, Sofyan Tan, bersama Direktur Riset dan Pengembangan PT Terra Agro Persada Nico Wanandy, beserta jajaran Universitas Satya Terra Bhinneka untuk membahas pemanfaatan pupuk organik sebagai upaya memperbaiki kualitas tanah, mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, serta menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, akademisi, dan mitra strategis menjadi langkah penting dalam menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan serta meningkatkan kesejahteraan para petani.

Rencananya akan dilakukan identifikasi lahan seluas 10 hingga 20 hektare yang memiliki produktivitas rendah, kondisi tanah yang rusak, atau rendemen yang kurang baik. Program percontohan tersebut akan difokuskan pada komoditas padi, cabai, dan bawang dengan pendampingan Universitas Satya Terra Bhinneka agar pelaksanaannya berbasis kajian ilmiah dan memberikan manfaat nyata bagi para petani.

"Kami ingin memastikan setiap inovasi yang diterapkan benar-benar memberikan manfaat bagi petani. Melalui sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat, saya meyakini kita dapat mewujudkan pertanian Deliserdang yang lebih maju, produktif, berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani," tegasnya.

Baca Juga:
Ia berharap berbagai penjajakan yang dilakukan tersebut dapat menghadirkan investasi dan inovasi yang mampu mengoptimalkan aset daerah, memperkuat sektor pertanian, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Deliserdang.

Hadir juga para OPD Kabupaten Deliserdang dan Dirut Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Deliserdang, Reza. (Tom)

Baca Juga:

Editor
: Administrator
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Hari CU Dampingan YAPIDI 2026, Pemkab Deliserdang Dukung Pemberdayaan Perempuan Melalui Koperasi Dan UMKM
Masuk 3 Besar PPD 2026, Deliserdang Paparkan Program Unggulan di Bappenas
Pemkab Deliserdang Perkuat Sinergi PAD Dan DBH Pajak Provinsi
SMP Negeri 2 Galang Mulai Dibangun, Disiapkan Jadi Sekolah Unggulan
17 Pejabat Pemkab Deliserdang Dilantik, Wabup Lom Lom: Jangan Bekerja Sendiri-Sendiri
Bupati Minta Arahan Pusat Percepat Pembangunan Deliserdang
 
Komentar