DELISERDANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deliserdang terus memperkuat upaya mitigasi dan pencegahan bencana banjir melalui program Gerakan Pembersihan dan Penyelamatan Aliran Sungai Deli (GASPEDALSUSUDELI), Rabu (22/7/2026), BPBD melaksanakan kegiatan pembersihan aliran irigasi/drainase utama di Dusun II, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak.
Kegiatan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Deliserdang dalam mengurangi risiko banjir sekaligus menjaga kelancaran aliran air, terutama saat intensitas curah hujan meningkat.Dalam pelaksanaannya, tim BPBD Deliserdang membersihkan sampah, ranting, serta batang pohon yang menyumbat aliran irigasi/drainase sepanjang kurang lebih 550 meter. Pembersihan dilakukan untuk mengembalikan fungsi drainase agar mampu mengalirkan air secara optimal dan mencegah terjadinya penyumbatan yang berpotensi menimbulkan genangan maupun banjir.
Baca Juga:Kabid I Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Deliserdang, Agus Salim Pane SP mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi yang terus dilakukan untuk mengurangi potensi bencana sebelum terjadi.
"Mitigasi adalah langkah paling efektif dalam mengurangi risiko bencana. Melalui pembersihan saluran drainase ini, kami ingin memastikan aliran air tetap lancar sehingga potensi genangan dan banjir dapat ditekan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air, karena pencegahan bencana merupakan tanggung jawab kita bersama," ujar Agus Salim Pane.
Ia menambahkan, BPBD Deliserdang akan terus bersinergi dengan seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat dalam melaksanakan berbagai kegiatan mitigasi sebagai bentuk komitmen menciptakan Deliserdang yang lebih tangguh menghadapi bencana.Kegiatan mitigasi ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, yakni Kabid I Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Deliserdang Agus Salim Pane SP Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Deliserdang, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pemerintah Kecamatan Patumbak, serta Pemerintah Desa Marindal I.
Baca Juga:Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan sistem drainase dapat berfungsi secara optimal, risiko banjir dapat diminimalisir, serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat sebagai bagian dari budaya tangguh bencana. (Rahmad)