Sabtu, 13 Juni 2026
Ditembak Geng Motor

Biaya Operasi Korban Ditanggung Pemkab Deliserdang Lewat Program PASPULA

Administrator - Selasa, 09 Juni 2026 16:30 WIB
Biaya Operasi Korban Ditanggung Pemkab Deliserdang Lewat Program PASPULA
Foto: Ist

DELISERDANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang, Sumatera Utara melalui Program PASPULA menanggung biaya pengobatan korban penembakan yang diduga dilakukan oleh kelompok geng motor di kawasan Simpang Permina, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang.

Korban, Aska Dimas Maulana, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan, atas bantuan dan respons cepat yang diberikan sehingga dirinya dapat memperoleh pelayanan kesehatan hingga menjalani tindakan operasi di RSUD Drs H Amri Tambunan, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga:

Peristiwa yang dialami Aska terjadi pada Jumat dini hari sekira pukul 03:00 Wib. Saat itu, Aska mengaku sedang keluar untuk membeli makanan dan melintas di kawasan Simpang Permina, Tanjungmorawa.

Menurut pengakuannya, ia bertemu dengan sekelompok orang yang diduga merupakan geng motor. Situasi kemudian berubah menjadi mencekam ketika dirinya dikejar dan menjadi sasaran penembakan.

"Saya bertemu dengan kelompok geng motor, kemudian dikejar dan ditembak dari arah belakang hingga mengenai leher saya," ujar Aska.

Baca Juga:

Akibat luka tembak tersebut, korban segera dibawa ke Rumah Sakit Medistra Lubukpakam untuk mendapatkan pertolongan awal. Namun setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban diketahui membutuhkan tindakan operasi dengan biaya yang cukup besar dan tidak mampu dipenuhi keluarga.

Karena terkendala biaya pengobatan, keluarga kemudian mencari bantuan hingga informasi kondisi korban sampai kepada Pemerintah Kabupaten Deliserdang.

Baca Juga:
Melalui Program PASPULA (Program Layanan Kesehatan Pasien Unregister dan Lain-lain), korban selanjutnya dirujuk ke RSUD Drs H Amri Tambunan untuk memperoleh penanganan medis lanjutan hingga menjalani operasi.

Program PASPULA merupakan salah satu program unggulan Bupati Deliserdang yang dihadirkan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan tanpa terkendala biaya maupun administrasi.

Program layanan kesehatan gratis tersebut secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat yang mengalami kondisi tertentu, antara lain warga tidak mampu yang belum terdaftar atau kepesertaan BPJS/KIS-nya tidak aktif, korban kecelakaan atau kondisi darurat yang tidak dijamin BPJS, warga tanpa identitas kependudukan (Mr X), Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar, hingga masyarakat yang membutuhkan perawatan darurat tetapi terkendala persyaratan administrasi.

Baca Juga:

Melalui skema tersebut, pasien tetap dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan agar penanganan medis tidak tertunda.

Aska mengaku proses rujukan dan pelayanan yang diterimanya berjalan dengan baik. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Deliserdang yang dinilai telah membantu memfasilitasi pengobatan hingga dirinya dapat menjalani operasi.

Setelah menjalani perawatan dan observasi medis, pada pukul 16:00 Wib, korban masih melanjutkan masa pemulihan di rumah sakit.

Baca Juga:

Kasus ini sekaligus menjadi gambaran bagaimana program PASPULA diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang menghadapi situasi darurat kesehatan namun terkendala akses dan pembiayaan layanan medis.

Kepala Diskominfostan Deliserdang, Sandra Dewi Situmorang didampingi Sekretaris Dinas, Anwar Siregar, kepada sejumlah wartawan membenarkan bahwa korban penembakan di Simpang Permina oleh geng motor telah dibantu pengobatannya di RSUD Drs H Amri Tambunan dengan program PASPULA. "Dengan program PASPULA, warga berobat dapat terbantu," kata Sandra. (Red)

Baca Juga:

Editor
: Administrator
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Petani Muda Didorong ke Pertanian, Pemkab Siapkan Pendampingan Dan Akses Pasar
Pemkab Deliserdang Perkuat Kompetensi 132 Pejabat Administrator
Khataman IGDT Terus Gelorakan Gerakan Deliserdang Mengaji
PMD Deliserdang: Tahapan Pilkades Harus Berjalan, Pelanggaran Disertai Bukti Silahkan Gugat Melalui PTUN
Deliserdang Raih Penghargaan Investasi Terbaik Ketiga di Sumut, Realisasi Tembus Rp 9,18 Triliun
Bupati Lepas 1.555 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Kejujuran Data Lapangan
 
Komentar