Selasa, 09 Juni 2026

Ngunduh Mantu," Ketua Harian KONI Deliserdang, Jumiran Santuni Anak Yatim Dan Orang Tua Jompo

Administrator - Sabtu, 06 Juni 2026 20:00 WIB
Ngunduh Mantu," Ketua Harian KONI Deliserdang, Jumiran Santuni Anak Yatim Dan Orang Tua Jompo
Foto: M Syafi'i
Ketua KONI Deliserdang, Jumiran dan keluarganya menyantuni anak yatim dan orang tua jompo, dikediamanya, Jalan Sultan Serdang, Gang Sido Makmur Dusun V Desa Telagasari, Kecamatan Tanjungmorawa, Sabtu (6/6/2026)

DELISERDANG -- "Ngunduh mantu," Ketua Harian KONI Kabupaten Deliserdang, Jumiran alias JM dan keluarganya menyantuni anak yatim dan orang tua jompo, dikediamanya Jalan Sultan Serdang (Jalan Batangkuis), Gang Sido Makmur, Dusun V, Desa Telagasari, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Sabtu (6/6/2026) sekira Pukul 16:30 Wib.

Jumiran dan keluarganya

menyantuni anak yatim dan orang tua jompo sekira 150 orang lebih. Alasannya, karena mau melaksanakan pesta "Ngunduh Mantu," Minggu (7/6/2026), putra dari pasangan Jumiran/Nur Utami, yakni, Dicky Prastyanto SE dan Melani Nazar SE, putri dari pasangan M Nazar dan Linda Sugianto.

Baca Juga:

Dalam sambutannya, Jumiran alias JM didampingi istrinya Nur Utami, dan anaknya Akhza Alala/istri Yunita Sari mengatakan, terimakasih atas kehadiran bapak dan ibu serta anak-anak yang telah meluangkan waktu datang dikediaman kami (Jumiran) untuk tujuan berbagi.

Sebenarnya, acara berbagi dan santunan itu dilakukan pada acara hari raya Idul Fitri lalu, cuman ada keluarga pesta, maka tertunda. Kebetulan saat ini waktu yang pas (cocok), maka dilakukan acara berbagi.

Santunan anak yatim adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam untuk membantu meringankan beban hidup anak-anak yang telah ditinggal orang tuanya dan kurang mampu agar mereka dapat tumbuh mandiri, kata Jumiran.

Jumiran dan keluarganya juga berharap di acara pesta pernikahan anaknya, semua para anak dan orang tua agar meluangkan waktunya datang ke pesta.

Baca Juga:

Di acara pesta ini, "kita bergembira, dan bersenang senang. Bapak ibu dan anak-anak hanya datang aja. Jangan ada yang lain lain, Yang kami minta, doakan saja pesta lancar dan cuaca bagus. Kelak anak kami Dicky Prastyanto SE dan Melani Nazar SE menjadi keluarga yang sakinah, berbahagia sampai ke anak cucu," kata Jumiran.

Kemudian, Jumiran mengartikan bahwa "Ngunduh Mantu," suatu prosesi pernikahan pada adat Jawa saat keluarga pengantin pria secara resmi menyambut dan menerima pengantin wanita sebagai keluarga.

Sebelum acara menyantuni anak yatim dan orang tua jompo, acara dibuka oleh Ustadz Tri Hariyadi dan doa dibawakan Ustadz Herman. (Tom)

Baca Juga:

Editor
: Administrator
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Jasad Hadi Yang Tenggelam di Sungai Tapak Gajah Ditemukan
Pasutri Naik Sepedamotor Tewas Ditabrak Mobil di Jalinsum Tanjungmorawa
Dari Perizinan Hingga Pasar, Bupati Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan
Bupati Ikuti Raker RDP Komisi II DPR RI Bahas Penataan PPPK Dan Honorer
Deliserdang Penuhi Target Kick Off Pelayanan KB Serentak Harganas 2026
Mandi-Mandi di Sungai Tapak Gajah STM Hilir, Seorang Pria Dikabarkan Tenggelam
 
Komentar