Jumat, 15 Mei 2026

Peresmian Alun-Alun Tanjungmorawa, Bupati: Membangun Pola Peradaban Baru Masyarakat

Administrator - Rabu, 04 Februari 2026 19:07 WIB
Peresmian Alun-Alun Tanjungmorawa, Bupati: Membangun Pola Peradaban Baru Masyarakat
Foto: Ist
Teks Foto: Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan menandatangani prasasti peresmian Alun-Alun Kecamatan Tanjungmorawa di Jalan Sultan Serdang, Desa Buntu Bedimbar, disaksikan Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS, para OPD Kabupaten Deliserdang dan Camat Tanjungmorawa, Gontar Syahputra Panjaitan SSTP MM, Rabu (4/1/2026).

DELISERDANG -- Alun-Alun Kecamatan Tanjungmorawa di Jalan Sultan Serdang, Desa Buntu Bedimbar, telah rampung. Penggunaannya pun sudah diresmikan Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS, Rabu (4/1/2026).

Alun-Alun Kecamatan Tanjungmorawa ini merupakan salah satu dari lima alun-alun kecamatan yang dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang tahun 2025. Keempat alun-alun lainnya yakni di Kecamatan Percut Seituan, Batangkuis, Galang dan Pancurbatu.

Bupati dalam arahannya menegaskan, pembangunan alun-alun bukan sekadar proyek fisik, melainkan upaya membangun pola peradaban baru di tengah masyarakat.

Baca Juga:
"Jangan kalau sudah peradaban dibangun, justru ditutupi. Harapannya, alun-alun ini menciptakan pola baru, bukan hanya sekadar mengaktifkan uang rakyat, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya," tegas Bupati.

Alun-alun tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara aktif oleh masyarakat, baik untuk olahraga pagi dan sore, rekreasi keluarga, hingga kegiatan ekonomi rakyat yang bersifat tertib dan tidak merusak fasilitas.

"Besok (Kamis) pagi atau sore, saya berharap sudah banyak masyarakat yang jalan-jalan di sini. Mau buat pasar malam, silakan. Mau keluarga-keluarga datang bawa tikar, duduk santai, silakan. Yang penting teratur dan tidak mengurangi nilai alun-alun ini," harap Bupati.

Bupati juga mendorong aktivitas ekonomi kreatif seperti jualan pop-up atau lapak mobile yang mudah dibongkar pasang.

Baca Juga:
Menurut Bupati, alun-alun harus mampu menjadi ruang mencari nafkah bagi masyarakat tanpa merusak fungsi estetika dan ruang hijau.

Terkait pemanfaatan selama bulan Ramadan, Bupati mengingatkan agar kegiatan seperti pasar Ramadan tetap memperhatikan kondisi lingkungan, khususnya rumput dan taman.

"Kalau pasar Ramadan, risikonya rumput bisa rusak. Tapi kalau memang ada perputaran ekonomi dan bisa menutup biaya perawatan, silakan, dengan pengaturan lokasi yang tepat," saran Bupati.

Untuk area hiburan, seperti pertunjukan musik ditempatkan di zona khusus, serta menekankan penggunaan lagu-lagu bernuansa religi selama Ramadan.

Baca Juga:
Lebih lanjut disampaikan, pembangunan alun-alun merupakan bagian dari program pemerintah daerah yang telah dikampanyekan bersama Wakil Bupati sejak tahun 2024, yakni menghadirkan ruang publik sebagai wadah interaksi sosial masyarakat.

"Sampai hari ini sudah terbangun lima alun-alun di lima kecamatan. Tahun ini mudah-mudahan bertambah tiga lagi. Ke depan, tidak menutup kemungkinan satu desa juga memiliki alun-alun, terutama di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi," ungkap Bupati.

Tiga alun-alun yang akan dibangun tahun ini, antara lain di Kecamatan Pagarmerbau, Sunggal dan Hamparan Perak.

Untuk pengelolaan, alun-alun akan diserahkan kepada pemerintah desa, dengan pendanaan bersumber dari desa, termasuk dari dana pajak desa yang dikembalikan ke masing-masing desa.

Baca Juga:
"Pembangunan tidak akan berjalan tanpa partisipasi masyarakat. Desa yang pendapatan asli daerah (PAD)-nya baik tentu wajar mendapat prioritas. Dengan kekuatan desa, saya yakin pengelolaan alun-alun ke depan bisa berjalan dengan baik," cetus Bupati.

ASRI

Di kesempatan itu juga, Bupati menyampaikan hasil pertemuan bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Sentul, Bogor, yang membahas visi besar pembangunan nasional, salah satunya program Gerakan Indonesia Asri.

Gerakan tersebut menekankan pentingnya lingkungan yang aman, sehat, resik dan indah (ASRI), termasuk penataan sampah, reklame, serta ketertiban wilayah.

Baca Juga:
Selain itu, Presiden juga merencanakan pembangunan sekolah integrasi seluas sekitar 30 hektare di setiap wilayah sebagai bagian dari investasi pendidikan masa depan.

"Kami sudah meminta camat menyiapkan lahannya. Mudah-mudahan di Tanjungmorawa juga dapat dibangun sekolah integrasi sesuai amanah Bapak Presiden, demi mempercepat terwujudnya pendidikan yang lebih baik," tutur Bupati. (Tom)

Baca Juga:

Editor
: Administrator
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Peresmian Gedung Serbaguna Central Park Zoo Diiringi Perayaan HUT Anwar Effendi Khoo Yang ke 70 Tahun
Pertama di Sumut, Kadus Terima Insentif Pemungutan Pajak
Kolaborasi Pemkab Dan PT Galatta Lestarindo Hadirkan Gedung Rawat Inap Baru RSUD Pancur Batu
Bupati Dan Wakil Bupati Tampung Aspirasi Petani, Peternak
Bukan Ditahan RSUD Drs H Amri Tambunan, Pasien Belum Layak Pulang Dan Akan Ada Tindakan Medis
Bupati Apresiasi Pengungkapan 89 Kg Sabu, Sanksi Berat Bagi ASN Terlibat
 
Komentar