Kamis, 03 September 2026
Minyak Angin Phyto Fresh

Tragedi Gantung Diri di Sambirejo Timur, Diduga Dipicu Masalah Keluarga

Administrator - Senin, 08 Desember 2025 15:46 WIB
Tragedi Gantung Diri di Sambirejo Timur, Diduga Dipicu Masalah Keluarga
Tom's

DELISERDANG- Seorang pria bernama Frengki Sanjaya berusia 40 tahun ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, di Jalan Sederhana, Dusun XI Bakung, Gang Bakung 32, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara Senin dini hari 8 Desember 2025. Peristiwa itu membuat warga sekitar geger dan mengundang perhatian banyak pihak.

Peristiwa tragis tersebut pertama kali diketahui oleh anak kandung korban Al Ghifari Sanjaya yang baru berusia 9 tahun. Sekitar pukul dua dini hari Al Ghifari terbangun dan mencari ayahnya. Betapa terkejutnya ia ketika mendapati sang ayah sudah tergantung di pintu kamar mandi. Bocah itu kemudian berlari meminta bantuan kepada tetangga yang juga kerabat dekat keluarga Sukardi berusia 60 tahun.

Petugas Polsek Medan Tembung langsung turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan para saksi. Tim INAFIS Polrestabes Medan turut melakukan pemeriksaan terhadap jenazah dan memastikan tidak ditemukan tanda kekerasan. Korban dinyatakan meninggal murni akibat gantung diri.

Baca Juga:
Informasi yang dihimpun menyebutkan korban sempat merekam video sebelum mengakhiri hidupnya. Video itu ditujukan kepada istrinya yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia di Singapura. Diduga kuat korban merasa kecewa karena tidak mendapat respons dari sang istri setiap kali menghubungi melalui telepon maupun pesan WhatsApp.

Ketidaksetujuannya atas rencana istrinya kembali bekerja ke luar negeri juga disebut menjadi pemicu tindakan nekat tersebut.

Kepala Desa Sambirejo Timur Mhd Arifin bersama perangkat desa dan warga membantu menurunkan tubuh korban dan memindahkannya ke rumah orang tua korban yang berada bersebelahan.

Jenazah kemudian diperiksa kembali oleh Tim INAFIS dan disemayamkan di rumah duka. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan memilih untuk segera memakamkan korban.

Baca Juga:
Camat Percut Seituan A Fitriyan Syukri SSTP MSi dan Sekcam Andriani Zahara Nasution SAg turut memantau langsung penanganan kasus tersebut di lokasi.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar serta menjadi pengingat bahwa tekanan masalah keluarga kerap memicu tindakan nekat bila tak ada penyelesaian. (Tom)

Editor
: Administrator
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Penerimaan Pajak Capai 72,81 Persen, Asri Ludin Tambunan Dorong Bapenda Maksimalkan Optimalisasi Target
PKK Deliserdang Edukasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di PAUD Santa Katarina
Lom Lom Suwondo Dukung Percepatan Reforma Agraria di Deliserdang
77 Rumah Rusak di Beringin Akibat Angin Puting Beliung
Diberitakan Terkait Sabu Dan Anggota Oknum Aparat Berinisial RM, Bol Teror Wartawan
Hari CU Dampingan YAPIDI 2026, Pemkab Deliserdang Dukung Pemberdayaan Perempuan Melalui Koperasi Dan UMKM
 
Komentar