DELISERDANG -- Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Deliserdang gelar audensi silaturahmi ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Deliserdang, untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha yang diterima langsung Kadis DPMPTSP, A Fitriyan Syukri SSTP MSi di Kantor Dinas PTSP Kabupaten Deliserdang, Lubukpakam, Sumatera Utara, Rabu (24/6/2026).
Ketua APINDO Deliserdang, Tetty Doloksaribu ST MSi didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi, Irawan SH MH; Sekretaris APINDO Deliserdang, Nafril dan Wakil Sekretaris, M Hatta mengatakan tujuan audensi silaturahmi tersebut untuk membangun komitmen memperkuat kolaborasi, meningkatkan kepatuhan perizinan, mendorong investasi, dan menciptakan iklim usaha yang sehat.
Baca Juga:
APINDO Deliserdang berperan sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha serta membantu mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi anggota. Dan secepatnya akan menyelenggarakan kegiatan mensosialisasikan regulasi dan kebijakan terbaru kepada pelaku usaha, kata Tety Dolok Saribu.
Sedangkan Kadis DPMPTSP Kabupaten Deliserdang, A Fitriyan Syukri SSTP MSi menegaskan komitmennya dalam memberikan pendampingan kepada pelaku usaha agar mematuhi seluruh ketentuan perizinan yang berlaku.Baca Juga:
Pelaku usaha diimbau mengurus perizinan melalui jalur resmi dan tidak menggunakan jasa calo. Karena dapat menimbulkan berbagai permasalahan administrasi.
Pelaku usaha diminta mematuhi kewajiban pelaporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) melalui Online Single Submission (OSS) guna mendukung target investasi daerah.DPMPTSP dengan komitmennya menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik jual nama instansi maupun pungutan tidak resmi dalam pelayanan perizinan.
Baca Juga:Pemerintah Kabupaten Deliserdang membuka ruang konsultasi dan pendampingan bagi perusahaan yang mengalami kendala dalam pengurusan izin maupun pengembangan usaha, kata Fitriyan Syukri.
Pertemuan tersebut juga membahas tantangan ekonomi akibat fluktuasi nilai tukar dolar dan upaya menjaga keberlangsungan usaha tanpa mengurangi tenaga kerja. (Tom)
Baca Juga: