Rabu, 02 September 2026
Minyak Angin Phyto Fresh
118.526 Ton Kehilangan Capai Produksi

38.878 Ha Lahan Pertanian Terdampak Banjir dan Longsor di Sumut

Administrator - Senin, 08 Desember 2025 14:05 WIB
38.878 Ha Lahan Pertanian Terdampak Banjir dan Longsor di Sumut
Admmin
TERDAMPAK: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kementerian Pertanian mengidentifikasi 38.878 hektare lahan pertanian terdampak bencana banjir dan longsor di sejumlah kabupaten/kota. Estimasi potensi kehilangan produksi mencapai 118.526,75 ton dan estimasi kerugian mencapai Rp1,132 triliun, per 6 Desember 2025.(Foto: Kementerian Lingkngan Hidup)

DELISERDANG | kanalupdate.com ~ Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kementerian Pertanian mengidentifikasi 38.878 hektare lahan pertanian terdampak bencana banjir dan longsor di sejumlah kabupaten/kota. Estimasi potensi kehilangan produksi mencapai 118.526,75 ton dan estimasi kerugian mencapai Rp1,132 triliun, per 6 Desember 2025.

Hal itu disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap pada Rapat Koordinasi Identifikasi Dampak Bencana Alam serta Percepatan Penyampaian Calon Petani dan Calon Lokasi Wilayah Provinsi Sumut, di Aula Polbangtan Medan, Jalan Binjai Km 10, Paya Geli, Sunggal, Deliserdang, Minggu (7/12/2025)."Kolaborasi dengan Kementan ini sebagai komitmen pemerintah untuk meminimalkan dampak negatif bencana terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, serta mempercepat proses pemulihan wilayah yang terdampak," ujarnya.

Baca Juga:
Sulaiman menjelaskan, dukungan dari Kementan dapat berupa rehabilitasi hingga pencetakan sawah baru. Ia mencontohkan kondisi di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), di mana lahan sawah berubah menjadi hamparan tanah setelah diterjang banjir, dan membutuhkan waktu serta biaya besar untuk kembali difungsikan.Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (Ketapang) Sumut Timur Tumanggor menambahkan, sejumlah komoditas yang lahannya terdampak banjir maupun puso meliputi padi, padi persemaian, jagung, ubi kayu, hortikultura, serta jaringan irigasi. Estimasi potensi kehilangan produksi mencapai 118.526,75 ton, dengan nilai kerugian Rp1,132 triliun.

"Langkah dan upaya yang sudah dilakukan pasca bencana banjir dan longsor di Sumut yakni melakukan pendataan lahan sawah yang terdampak, penyaluran beras cadangan pemerintah provinsi sebanyak 45 ton kepada 10 kabupaten/kota. Permohonan ke Bapanas untuk penyaluran cadangan pangan pemerintah pusat dan telah dialokasikan sebanyak 2.258 ton," jelasnya.

Pemprov Sumut juga berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk pengalokasian bantuan benih pascabencana untuk 1.500 hektare dari pemerintah provinsi dan 40.000 hektare dari Kementerian Pertanian.Sementara itu, Staf Ahli Menteri Bidang Infrastruktur Pertanian Ali Jamil menyampaikan, Kementan akan membantu merehabilitasi lahan sawah yang terdampak banjir dan longsor sesuai ketentuan.

Baca Juga:

Ia meminta kabupaten/kota segera mengidentifikasi klaster kerusakan sawah yang terdampak, apakah ringan, sedang, atau berat. "Untuk benih, Menteri Pertanian sudah menyiapkan bantuan. Begitupula tentang bantuan pangan sudah dikirim untuk tiga provinsi terdampak bencana, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh yang dikirim melalui jalur laut. Untuk Sumut bantuan dikirim menggunakan kapal dan akan bersandar di Pelabuhan Belawan," sebutnya.Rapat tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilitas Pangan I Gusti Ketut Astawa, Direktur Polbangtan Medan Nurliana Harahap, Forkopimda Sumut, serta kepala dinas pertanian dari kabupaten/kota terdampak bencana.(Edi Saputra)

SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
PD FSP KEP SPSI Sumatera Utara Perkuat Konsolidasi dan penguatan Perlindungan Pekerja
AKBP (Purn.) H. Zainal Abidin, SH, MH Resmi Dilantik Menjadi Ketua SAKO Pramuka Alwasliyah Sumut Masa Bakti 2025 - 2030
Dr. H. Dedi Iskandar Batubara Resmi Dilantik Menjadi Ketua Majelis Pembimbing SAKO Pramuka Alwasliyah Sumut
SAKO Pramuka Alwashliyah Sumut Resmi Dilantik, Siapkan Kader Muda Berkarakter
SAKO Pramuka Alwasliyah Sumut Ucapkan Selamat dan Sukses Kepada Dr. H. Masyuril Khamis, SH., MM.
Peserta JAMDASU 2026 Dibekali Pemahaman Tingkatan Keperamukaan dan TKK Penggalang oleh SAKO Alwasliyah Sumut
 
Komentar