Rabu, 21 Oktober 2026

Bendungan Lausimeme Memasuki Tahap Penggenangan Awal, Manfaat untuk Masyarakat Kian Dekat

Administrator - Jumat, 17 Juli 2026 20:05 WIB
Bendungan Lausimeme Memasuki Tahap Penggenangan Awal, Manfaat untuk Masyarakat Kian Dekat
Foto ist

Caption foto...
MEDAN – Pemerintah Kabupaten Deliserdang mendukung penuh pelaksanaan penggenangan awal (initial impounding) Bendungan Lausimeme yang direncanakan pada 17 Agustus mendatang sebagai tahapan penting sebelum bendungan mulai beroperasi.

Bendungan ini diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penyediaan air baku, pengendalian banjir, dukungan terhadap sektor pertanian, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga:

Dukungan tersebut disampaikan Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs Hendra Wijaya dan didampingi Kadis SDA MBMK Kabupaten Deliserdang, Janso Sipahutar ST MT saat menghadiri Rapat Sosialisasi Penggenangan Awal (Initial Impounding) Bendungan Lausimeme di Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan, Kamis (16/7/2026).

"Kami berharap seluruh proses berjalan lancar sehingga manfaat bendungan ini dapat segera dirasakan masyarakat," ujar Hendra Wijaya.

Ia mengatakan, Bendungan Lausimeme merupakan infrastruktur strategis yang akan menyediakan air baku sebesar 2,85 meter kubik per detik, mereduksi potensi banjir di Sungai Deli hingga sekitar 25 persen, menghasilkan energi listrik melalui PLTA berkapasitas 1 MW, serta berpotensi menjadi destinasi wisata yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:

Sementara itu, Kepala BBWS Sumatera II Medan, Feriyanto Pawenrusi menjelaskan, sosialisasi tersebut merupakan bagian dari tahapan persiapan initial impounding untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat terdampak.

Menurutnya, initial impounding merupakan proses pengisian awal waduk setelah pekerjaan konstruksi bendungan selesai.

Baca Juga:
"Selama proses tersebut berlangsung, masyarakat diimbau tidak memasuki area genangan, memancing, berenang, maupun melepas hewan ternak di dalam kawasan sabuk hijau (greenbelt)," imbaunya.

Masyarakat yang berada di wilayah hilir juga diminta meningkatkan kewaspadaan karena akan terjadi penyesuaian debit air sungai selama proses penutupan pintu pengelak.

"Kami imbau warga menghindari aktivitas di bantaran sungai hingga proses penggenangan awal selesai," pesannya. (Tom)

Baca Juga:

Baca Juga:
Editor
: Administrator
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
"Exit Meeting" BPK, Pemkab Deliserdang Siap Tindak Lanjuti Catatan Pemeriksaan
Lima Kali Berturut-turut, Deliserdang Raih Predikat Informatif
Pemkab Deliserdang Dukung Gebyar Pesta Adat Budaya Melayu 2026
Pemkab Deliserdang Dukung Penyelesaian Legalitas Lahan Eks HGU PTPN1 Regional 1 Sampali
Kampung Nelayan Merah Putih Kedua Dibangun di Desa Kelambir Demi Kesejahteraan Nelayan
Peletakan Batu Pertama RTLH di Namorambe
 
Komentar