Lubuk Pakam – Suasana khidmat menyelimuti acara pelantikan pengurus MWC NU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama) Kecamatan Lubuk Pakam masa khidmat 2025–2030 yang digelar pada Rabu (11/02/2026).
Dalam kepengurusan tersebut, Saifullah dilantik sebagai Ketua Tanfidziyah, didampingi Arif Abdillah sebagai Sekretaris dan Bambang Hermanto sebagai Bendahara. Kepengurusan ini juga diperkuat oleh sejumlah lembaga fungsional, antara lain LP Ma'arif (bidang pendidikan), LDNU (dakwah), LAZISNU (zakat dan infak), LTN NU (ta'mir masjid), serta Pagar Nusa.Dalam pidato perdananya, Saifullah menyampaikan harapannya agar MWC NU Lubuk Pakam mampu menjadi perekat umat di tengah era keterbukaan informasi dan tantangan keberagamaan yang semakin kompleks.
Baca Juga:"Saya berharap ke depan MWC NU Lubuk Pakam dapat berperan sebagai pemersatu dan perekat umat di tengah arus globalisasi dan keterbukaan informasi. NU sebagai penganut paham Ahlussunnah wal Jamaah harus mampu mencerahkan umat agar tidak terpengaruh oleh paham-paham sempalan yang bersifat intoleran," ujar Saifullah.
Sementara itu, Ketua PC NU Kabupaten Deli Serdang, Dr. KH. H. Khairul Anwar, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran MWC NU sebagai motor penggerak organisasi di tingkat kecamatan. Ia meminta agar NU Lubuk Pakam semakin aktif hadir di tengah masyarakat dan mampu menguatkan nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jamaah hingga ke desa-desa.
"Majukan Nahdlatul Ulama di Kecamatan Lubuk Pakam dan desa-desa sekitarnya. Jadikan NU sebagai rumah besar umat yang meneduhkan," ucapnya.Khairul Anwar juga menekankan bahwa penguatan struktur di tingkat kecamatan merupakan bagian dari konsolidasi besar Nahdlatul Ulama yang kini telah memasuki abad kedua.
Baca Juga:"Seratus tahun NU bukanlah perjalanan yang singkat. NU telah melewati berbagai fase sejarah bangsa, dari masa perjuangan kemerdekaan hingga era modern saat ini. Memasuki abad kedua, NU harus semakin kokoh dalam menjaga tradisi, memperkuat kemandirian umat, serta merawat persatuan Indonesia," tegasnya.
Ia menambahkan, kekuatan NU terletak pada soliditas struktur dari pusat hingga ranting. Karena itu, MWC dan ranting menjadi ujung tombak dalam menjaga akidah Ahlussunnah wal Jamaah serta mengawal kehidupan sosial keagamaan masyarakat.
"Jika MWC kuat, maka NU akan kuat. Jika ranting hidup, maka NU akan terus hidup dan memberi manfaat bagi umat dan bangsa," pungkasnya.Dengan pelantikan ini, MWC NU Lubuk Pakam diharapkan mampu menjadi penggerak dakwah, pendidikan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang membawa kemaslahatan bagi umat dan bangsa.
Baca Juga:Pelantikan yang berlangsung di Gedung PKK Pemkab Deli Serdang, Jalan Diponegoro, Lubuk Pakam tersebut dihadiri oleh Kepala BPBD Kabupaten Deli Serdang H. Mukti Ali Harahap, Camat Lubuk Pakam Wahyu Rismiana, S.STP., M.AP., Kapolsek Lubuk Pakam, Danramil 06 Lubuk Pakam, Kepala KUA Kecamatan Lubuk Pakam, Muslimat NU Kecamatan Lubuk Pakam, Ketua DMI Kabupaten Deli Serdang, Ketua KONI dan Karang Taruna Kecamatan Lubuk Pakam, serta perwakilan MWC NU Kecamatan Pantai Labu, Beringin, dan Pagar Merbau.