Jumat, 04 September 2026
Minyak Angin Phyto Fresh

Bupati Perkenalkan Si PANDAI: Sistem Pantau Pangan Dari Produksi Hingga Pasar Secara Real Time

Administrator - Senin, 16 Maret 2026 17:27 WIB
Bupati Perkenalkan Si PANDAI: Sistem Pantau Pangan Dari Produksi Hingga Pasar Secara Real Time
Teks Foto: Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan, potong pita pada peresmian Aula Dinas Pertanian serta menerima bantuan satu unit traktor roda dua dan satu unit cultivator dari program Coporate Socia Responcibilty (CSR) Bank Mega Syariah, Senin (16/3/2026).

DELISERDANG -- Sistem pertanian di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, kini semakin canggih. Untuk memantau produksi pertanian hingga kondisi pasar saat ini sudah ada sistem yang bekerja secara digital. Namanya, Si PANDAI atau Sistem Pantau Data Pangan Indonesia.

Sistem ini diperkenalkan Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan bersamaan dengan peresmian Aula Dinas Pertanian serta menerima bantuan satu unit traktor roda dua dan satu unit cultivator dari program Coporate Socia Responcibilty (CSR) Bank Mega Syariah, Senin (16/3/2026).

Disebutkan, aplikasi Si PANDAI menjadi bagian dari Sistem Pengendalian Ketahanan Pangan dan Inflasi Daerah, karena mampu mengintegrasikan data produksi petani, kondisi pasar, hingga rantai logistik pangan.

Baca Juga:
"Saya datang ke sini untuk mengajak Bapak/Ibu sama-sama berkomitmen. Aplikasi Si PANDAI ini bukan hanya untuk menjaga inflasi, tetapi memantau seluruh proses mulai dari produksi, panen hingga ke pasar dan konsumen," kata Bupati.

Dengan sistem tersebut harapannya, pemerintah daerah dapat mengetahui lebih cepat kondisi ketersediaan pangan di setiap wilayah.

"Dengan aplikasi ini kita bisa memantau, apakah pangan kita mencukupi atau tidak. Kalau kurang, kita tahu intervensi apa yang harus dilakukan di daerah tersebut," jelas Bupati.

Keberadaan sistem data yang terintegrasi tersebut juga akan mengubah pola pengendalian harga pangan agar tidak lagi bersifat reaktif.

Baca Juga:
"Tidak ada lagi anggapan harga rendah diabaikan pemerintah, tetapi ketika harga tinggi baru ribut. Dengan data yang kita pantau setiap saat, kita bisa bergerak lebih cepat," tegas Bupati.

Untuk mendukung implementasi sistem tersebut, sebanyak 94 penyuluh pertanian di Kabupaten Deliserdang akan berperan dalam memperbarui data produksi di lapangan, sehingga kondisi pangan dapat dipantau secara akurat dan berkelanjutan. (Tom)

Baca Juga:

Editor
: Administrator
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Karhutla dan Pertanggungjawaban Pemerintah: Gugatan Onrechtmatige Overheidsdaad sebagai Instrumen Hukum
Asri Ludin Tambunan Tegaskan Pembangunan SDABMBK Harus Berbasis Kajian dan Prioritas
PKK Deliserdang Perkuat Peran Orangtua Bentuk Karakter Anak Sejak Dini
Bunda PAUD Deliserdang Dorong PAUD Jadi Ruang Tumbuh Kreatif Dan Sportif
Teguhkan Komitmen Berantas Halinar, Kalapas Pematangsiantar Larang Petugas Bawa Handphone ke Blok Hunian
Penerimaan Pajak Capai 72,81 Persen, Asri Ludin Tambunan Dorong Bapenda Maksimalkan Optimalisasi Target
 
Komentar