Jumat, 15 Mei 2026

Pelestarian Budaya Tionghoa Deliserdang Patut Jadi Contoh Daerah Lain

Administrator - Minggu, 22 Februari 2026 08:28 WIB
Pelestarian Budaya Tionghoa Deliserdang Patut Jadi Contoh Daerah Lain
Foto: Ist
Teks Foto: Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan didampingi Ketua TP PKK, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan, Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS, diabadikan dengan tokoh-tokoh Tionghoa saat Perayaan Imlek Bersama se-Deliserdang Tahun 2026 M/2577 Kongzili yang diselenggarakan oleh Yayasan Istana Harta Lima Penjuru di Kito Convention Hall, Tanjungmorawa, Sabtu malam (21/2/2026).

DELISERDANG --Kabupaten Deliserdang memiliki keunikan tersendiri, karena tingkat toleransi antarumat beragama dan antaretnis yang sangat baik.

Masyarakat Tionghoa tetap memegang teguh dan melestarikan budayanya, serta mampu berbaur dengan seluruh elemen masyarakat. Semangat pelestarian budaya yang ditunjukkan masyarakat Tionghoa di Deliserdang patut menjadi contoh bagi daerah lain.

"Keberagaman budaya yang ada (di Deliserdang) merupakan bagian dari kekayaan bangsa Indonesia yang harus dijaga dan dirawat bersama," ucap Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan di Perayaan Imlek Bersama se-Deliserdang Tahun 2026 M/2577 Kongzili yang diselenggarakan oleh Yayasan Istana Harta Lima Penjuru di Kito Convention Hall, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, dan turut dihadiri Wakil Bupati Deliserdang, Lom Lom Suwondo SS, Sabtu malam (21/2/2026).

Baca Juga:
Antusiasme masyarakat atas perayaan Imlek tersebut cukup tinggi. Situasi ini pun memancing reaksi positif dari Bupati.

"Ini (antusiasme) luar biasa. Ini menunjukkan kebersamaan dan kerukunan yang telah terbangun berjalan dengan baik, tanpa adanya gangguan maupun perbedaan yang memecah belah," ungkap Bupati.

Terkait kondisi Deliserdang yang multi-etnis dan agama, Bupati menegaskan pentingnya mempertahankan indeks toleransi yang ada. Apalagi, saat ini indeks toleransi di Deliserdang menjadi salah satu yang terbaik di Sumatera Utara.

"Apa yang sudah baik harus terus kita pertahankan. Kerukunan antarumat beragama dan antarsuku adalah modal utama dalam membangun daerah," tegas Bupati.

Baca Juga:
Diharapkan, perayaan Imlek bisa terus dilaksanakan setiap tahun dengan lokasi berbeda. Jika tahun ini di Tanjungmorawa, tahun depan bisa diselenggarakan di Kecamatan Hamparan Perak, atau lainnya. Hal itu agar semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan nilai-nilai keberagaman dan kebersamaan.

"Semoga tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kebanggaan seluruh masyarakat Deliserdang. Semoga di tahun yang baru kita semakin maju, rukun, dan berdaya," harap Bupati.

Sementara itu, ketua panitia, Jhon ST menuturkan, menyampaikan masyarakat Tionghoa Deliserdang, khususnya di Tanjungmorawa dan sekitarnya, sangat bangga dan terkesan atau perayaan Imlek yang dicetuskan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang tersebut.

"Belum pernah ada perayaan Imlek bersama yang diinisiasi langsung oleh Pemerintah Kabupaten Deliserdang, ini menjadi momen bersejarah bagi kami," cetusnya.

Baca Juga:
Turut hadir di acara itu, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesekahteraan Keluarga (TP PKK) Deliserdang, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan; Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Hendria Lesmana SIK MSi; anggota DPRD Deliserdang, Sehat Herianto Sembiring, unsur organisasi perangkat daerah (OPD) terkait; Camat Tanjungmorawa, Gontar Syahputra Panjaitan SSTP MM, tokoh masyarakat dan lainnya. (Tom)

Baca Juga:

Editor
: Administrator
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Peresmian Gedung Serbaguna Central Park Zoo Diiringi Perayaan HUT Anwar Effendi Khoo Yang ke 70 Tahun
Pertama di Sumut, Kadus Terima Insentif Pemungutan Pajak
Kolaborasi Pemkab Dan PT Galatta Lestarindo Hadirkan Gedung Rawat Inap Baru RSUD Pancur Batu
Bupati Dan Wakil Bupati Tampung Aspirasi Petani, Peternak
Bukan Ditahan RSUD Drs H Amri Tambunan, Pasien Belum Layak Pulang Dan Akan Ada Tindakan Medis
Bupati Apresiasi Pengungkapan 89 Kg Sabu, Sanksi Berat Bagi ASN Terlibat
 
Komentar