Jumat, 15 Mei 2026

AKS Langkah Krusial Percepat Penurunan Angka Stunting

Administrator - Selasa, 09 Desember 2025 17:21 WIB
AKS Langkah Krusial Percepat Penurunan Angka Stunting
Tom's

DELISERDANG- Audit Kasus Stunting atau AKS merupakan langkah strategis dan krusial dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Deliserdang.

Melalui audit tersebut, bukan hanya mengetahui besaran kasus stunting, tetapi juga akar masalah dan faktor risiko yang paling dominan. Temuan tersebut menjadi dasar penting dalam menentukan intervensi yang tepat.

"Seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, camat, serta kepala desa/lurah harus mempelajari secara menyeluruh rekomendasi tim pakar dan menerjemahkannya menjadi rencana aksi nyata," tegas Wakil Bupati (Wabup) Deliserdang, Lom Lom Suwondo SS membuka Diseminasi AKS Kabupaten Deliserdang Tahun 2025 di Aula Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa (9/12/2025).

Baca Juga:
Integrasi program dan anggaran, pendampingan keluarga terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), validasi data sasaran seperti calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, anak di bawah dua tahun (baduta), dan anak di bawah lima tahu (balita), juga hal penting.

Wabup juga menyoroti adanya persoalan keluarga yang ditemukan di luar data formal pemerintah, seperti keluarga yang mengalami kekurangan pangan, lingkungan kerja dan sosial yang berdampak pada gizi keluarga, dampak situasi bencana, seperti banjir, terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Kondisi tersebut harus menjadi perhatian seluruh struktur pemerintahan hingga level desa, serta mendorong penanganan yang lebih responsif dan komprehensif.

"Masa depan Kabupaten Deliserdang berada pada generasi yang tumbuh saat ini. Mari bekerja dengan empati, tanggung jawab, dan kolaborasi. Penurunan stunting adalah kerja bersama. Kita harus memastikan anak-anak Deli Serdang tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi emas," tegas Wabup.

Baca Juga:
Sebelumnya, pada Diseminasi AKS yang berbagai unsur OPD, tenaga kesehatan, perguruan tinggi, organisasi profesi, kecamatan lokus stunting, dan pemangku kepentingan lainnya itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Deli Serdang, Adela Sari Lubis STr Keb menyampaikan, percepatan penurunan stunting harus dilakukan melalui kegiatan prioritas Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI).

Strategi tersebut dilaksanakan melalui intervensi spesifik, yakni fokus pada penyebab langsung stunting, seperti peningkatan gizi, layanan kesehatan ibu dan anak, dan intervensi sensitif meliputi penyediaan air bersih, akses sanitasi, lingkungan sehat.

AKS dilaksanakan melalui analisis lapangan dan penilaian kondisi kelompok sasaran untuk mengetahui risiko penyebab stunting serta memberikan rekomendasi tatalaksana bagi pemerintah daerah.

Sejumlah kelompok sasaran AKS sebanyak 96 orang, terdiri dari 15 calon pengantin, 19 ibu hamil, 18 ibu pascasalin, 21 Baduta, dan 23 Balita.

Baca Juga:
Tahapan AKS telah dilakukan sejak Oktober hingga November 2025, melalui Rapat Koordinasi Tim Teknis dan Pakar (29 Oktober 2025), Bimtek Pengisian Formulir AKS (3 November 2025), Skrining dan Kunjungan Lapangan (6–7 November 2025), Diskusi Hasil Assessment Tim Pakar dan Satgas Stunting, dilanjutkan dengan Diseminasi Hasil AKS. (Tom)

Editor
: Administrator
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Peresmian Gedung Serbaguna Central Park Zoo Diiringi Perayaan HUT Anwar Effendi Khoo Yang ke 70 Tahun
Pertama di Sumut, Kadus Terima Insentif Pemungutan Pajak
Kolaborasi Pemkab Dan PT Galatta Lestarindo Hadirkan Gedung Rawat Inap Baru RSUD Pancur Batu
Bupati Dan Wakil Bupati Tampung Aspirasi Petani, Peternak
Bukan Ditahan RSUD Drs H Amri Tambunan, Pasien Belum Layak Pulang Dan Akan Ada Tindakan Medis
Bupati Apresiasi Pengungkapan 89 Kg Sabu, Sanksi Berat Bagi ASN Terlibat
 
Komentar