
Baca Juga:
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Deliserdang, kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polri yang telah bekerja secara cermat dan menyampaikan hasil penyelidikan berdasarkan pembuktian ilmiah. Semoga kolaborasi yang telah terjalin terus terjaga demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Deliserdang," ujarnya.
Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, menjelaskan bahwa laporan diterima pada 16 Juni 2026. Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi, dan uji forensik, disimpulkan bahwa kerusakan kaca rumah dinas Wakil Bupati tidak disebabkan oleh proyektil senjata api.Keterangan tersebut diperkuat hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara. Kasubbid Labfor AKBP Roy Siburian menerangkan bahwa tim tidak menemukan karakteristik benturan anak peluru maupun residu yang mengindikasikan penggunaan senjata api. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi serta keterangan saksi, retaknya kaca diduga dipicu kerikil yang terpental saat pembersihan taman menggunakan mesin pemotong rumput sehari sebelum kejadian.
Baca Juga:"Kami juga melakukan pengujian terhadap kemungkinan adanya gesekan anak peluru menggunakan metode uji kimia dan hasilnya negatif. Berdasarkan seluruh hasil pemeriksaan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pecahnya kaca bukan disebabkan oleh anak peluru," ujar AKBP Roy Siburian.
Wakil Bupati Deliserdang, Lom Lom Suwondo SS, mengapresiasi kerja cepat aparat kepolisian yang telah memberikan kejelasan atas peristiwa tersebut.
Baca Juga:"Hasil pemeriksaan ini memberikan kepastian bagi kita semua. Terima kasih kepada Polresta Deliserdang dan Tim Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara yang telah bekerja maksimal sehingga fakta-fakta yang ada dapat dijelaskan secara terang," ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Deliserdang bersama Polresta Deliserdang, lanjutnya, berencana memperkuat sistem keamanan melalui pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis, khususnya pada lingkungan perkantoran pemerintah yang berada terpisah dari permukiman warga.
"Harapannya, langkah ini dapat mendukung pengawasan sekaligus meningkatkan rasa aman," pungkas Lom Lom. (Tom)Baca Juga:
Baca Juga: