Rabu, 03 Juni 2026

Jelang Lebaran, Harga Cabai Merah di Tanjung Morawa Turun Drastis

Administrator - Kamis, 19 Maret 2026 12:58 WIB
Jelang Lebaran, Harga Cabai Merah di Tanjung Morawa Turun Drastis
Red.

DELI SERDANG — Menjelang Hari Raya Idulfitri, harga sejumlah kebutuhan pokok (sembako) di pasar tradisional Tanjung Morawa terpantau relatif stabil, bahkan beberapa komoditas mengalami penurunan signifikan.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis (19/03) harga cabai merah justru mengalami penurunan tajam. Saat ini, cabai merah kualitas terbaik dijual di kisaran Rp22.000 per kilogram. Padahal, dua hari sebelumnya harga sempat melonjak hingga Rp36.000 per kilogram.

Baca Juga:

Selain cabai, harga bawang merah juga terpantau stabil dengan kisaran Rp20.000 hingga Rp30.000 per kilogram, tergantung kualitas.

Sementara itu, harga telur ayam masih dalam kategori normal, yakni mulai dari Rp1.600 hingga Rp2.200 per butir. Kondisi ini dinilai cukup membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran.

"Biasanya mendekati Lebaran harga cabai mencapai 60.000 perkilo. Tapi sekarang malah turun. Kami sebagai emak emak tentu sangat terbantu," ujar salah seorang warga di pasar Tanjung Morawa.

Baca Juga:

Untuk komoditas lainnya, harga beras masih stabil di angka Rp14.000 hingga Rp15.500 per kilogram. Sedangkan minyak goreng kemasan dijual dengan harga terendah sekitar Rp17.000 per liter.

Namun harga daging justru melonjak naik yaitu sekitar Rp140.000 per kilogram, sementara daging ayam berada di kisaran Rp40.000 per kilogram. Harga daging ayam dinilai masih normal dalam tiga bulan terakhir.

Baca Juga:
Di balik turunnya harga cabai merah, terdapat dampak yang dirasakan oleh para petani. Anjloknya harga di tingkat pasar turut memengaruhi harga jual di tingkat petani, sehingga berpotensi menekan pendapatan mereka.

Terkait kondisi ini Kadis Kominfostan Kabupaten Deli Serdang Sandra Dewi Situmorang, S,STP. M, Si menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Deli Serdang saat ini tengah menyiapkan berbagai langkah strategis guna menjaga keseimbangan antara harga di tingkat petani dan daya beli masyarakat.

Menurutnya Pemerintah Daerah berkomitmen akan mencari solusi yang menguntungkan semua pihak.

Baca Juga:

"Dalam beberapa kali kunjungan Bupati ke petani cabai dan bawang. Beliau mendengar langsung keluhan petani tentang anjloknya harga jual, maka hal ini harus disikapi secara bijak. Pemerintah akan menyiapkan skema yang mampu menciptakan win-win solution, di mana petani tetap mendapatkan keuntungan yang layak, sementara masyarakat juga bisa menikmati harga yang terjangkau," ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga tengah mengkaji regulasi baru yang memungkinkan pemerintah membeli langsung hasil panen dari petani, khususnya saat harga anjlok di pasaran.

"Sesuai arahan Bapak Bupati beliau meminta agar segera dibuat kajian regulasi supaya pemerintah bisa hadir sebagai penyangga harga. Ketika harga jatuh, pemerintah akan membeli hasil panen petani, kemudian menyalurkannya kembali ke pasar. Ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi petani," tambahnya.

Baca Juga:

Baca Juga:

Editor
: Administrator
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Hadir di 76 Desa, Layanan PAS JEMPOL Meriahkan Pilkades Serentak Deli Serdang
Tinjau TPS Pilkades di Tanjung Morawa, Wakil Bupati Deli Serdang Ajak Warga Jaga Persatuan
Bupati Deli Serdang Tetapkan Hari Pemungutan Suara Pilkades Serentak Gelombang II 2026 Sebagai Hari Libur  ‎
Ketua SMSI Deli Serdang Kecam Penangkapan Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel
DPD LPM Deli Serdang Tegaskan Tuduhan SK Cacat Administrasi  Tidak Berdasar  dari  Barisan Sakit Hati
Polisi Ungkap Penanaman Ganja di Lahan Kosong Desa Dalu Sepuluh A, Puluhan Batang Dimusnahkan
 
Komentar