Senin, 19 Oktober 2026

Ekspor Lidi Sumut Capai Rp197 Miliar, Deliserdang Perkuat UMKM Dan Hilirisasi

Administrator - Rabu, 16 September 2026 21:16 WIB
Ekspor Lidi Sumut Capai Rp197 Miliar, Deliserdang Perkuat UMKM Dan Hilirisasi
Foto ist

DELISERDANG -- Pemerintah Kabupaten Deliserdang mendorong pelaku usaha memperkuat pengembangan dan hilirisasi komoditas lidi seiring meningkatnya nilai ekspor lidi Sumatera Utara yang mencapai Rp197,29 miliar hingga awal September 2026, dibandingkan Rp108,42 miliar sepanjang 2025.

Dukungan tersebut disampaikan Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan saat mengikuti Webseries Go Ekspor Barantin #10 yang digelar Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara (Karantina Sumut), Rabu (16/9/2026).

Baca Juga:
Bupati mengatakan bahwa Deliserdang memiliki potensi bahan baku lidi yang cukup besar, didukung areal perkebunan kelapa sawit seluas 18.162,23 hektare yang tersebar di 22 kecamatan. Dari luasan tersebut, potensi produksi lidi bersih diperkirakan mencapai 16.183 ton per tahun. Sentra penghasil terbesar berada di Kecamatan STM Hilir, Hamparan Perak, STM Hulu, dan Bangun Purba. Potensi tersebut juga didukung 3.862,02 hektare perkebunan kelapa.

"Kabar ini menjadi surprise bagi saya, dari lidi bisa mempunyai pasar ekspor yang luar biasa. Apalagi Deliserdang menjadi salah satu penyumbangnya," ucapnya.

Untuk memperkuat sektor usaha, lanjutnya, sebanyak 445 pelaku UMKM lidi yang tersebar di 17 kecamatan telah mendapatkan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta pembinaan literasi keuangan dari Dinas Koperasi dan UKM Deliserdang.

Pemerintah Kabupaten Deliserdang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan mendorong hilirisasi dengan memberikan pelatihan kerajinan anyaman lidi, bantuan peralatan produksi, serta mempromosikan produk olahan melalui berbagai pameran dan fasilitas publik sehingga tidak hanya berupa bahan mentah.

Baca Juga:
Webinar yang turut dihadiri pelaku usaha lokal dan eksportir, Bupati turut menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi lintas sektor guna memastikan potensi daerah yang besar ini memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

"Kita tidak mempersulit berusaha. Mari sama-sama kita kolaborasi dan bersinergi. Kabupaten ini besar, saya berharap peningkatan ekspor juga memberi dampak bagi perekonomian masyarakat," ujarnya.

Berdasarkan data Karantina Sumut, volume ekspor lidi hingga awal September 2026 mencapai 23,26 juta kilogram dengan negara tujuan utama Pakistan, China, dan Vietnam.

Kepala Karantina Sumut N. Prayatno Ginting dan Kepala Pusat Pengembangan SDM Karantina Wisnu Wasisa Putra mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Deliserdang dalam mendorong pengembangan komoditas lidi. Karantina Sumut juga berkomitmen mendampingi pelaku usaha dalam memenuhi persyaratan fitosanitari yang ditetapkan negara tujuan ekspor.

Baca Juga:
Berdasarkan data Karantina Sumut, tiga pasar utama ekspor lidi Sumatera Utara sepanjang 2024-2026 adalah Pakistan, China, dan Vietnam.

Pakistan menjadi penyerap terbesar. Pada 2025, pengiriman lidi Sumut ke negara tersebut mencapai lebih dari 24 juta kilogram.

Selain tiga negara tersebut, lidi Sumatera Utara telah menjangkau Malaysia, Iran, Afghanistan, Thailand, Nepal, Mauritius, Uzbekistan, hingga Arab Saudi.

"Dari limbah menjadi primadona ekspor. Lidi sawit kini menjangkau berbagai pasar luar negeri dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat daerah," ujar Ginting.

Baca Juga:
Pelabuhan Belawan tercatat sebagai pintu pengeluaran dengan frekuensi sertifikasi tertinggi, disusul Pelabuhan Tanjung Balai Asahan dan Bandara Kualanamu.

Turut hadir, Kadis Pertanian, Elinasari Nasution; Kadis Perikanan, Erlita Lubis; Kadis Perindag, Hesron Girsang dan lainnya. (Tom)

Baca Juga:

Editor
: Administrator
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
43 Armada Operasional Disalurkan, Bupati Deliserdang Tekankan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Lom Lom Suwondo Hadiri Open House Sekolah Rakyat, Ajak Siswa Berani Bermimpi
PASTI KMD 2026 Sukses Dibuka Siap Cetak Generasi Pembina Tangkas Dan Berkarakter
Ibu Muda Tenggelam di Sungai Ular Pantailabu
P-APBD 2026 Tidak Disahkan, KONI Deliserdang Terancam Tak Berangkatkan Atlet ke Porprovsu
Wabup Lom Lom Tekankan Sinergi Pemkab dan DPRD dalam Menentukan Prioritas Pembangunan
 
Komentar