Minggu, 18 Oktober 2026

Percepat Informasi Kebencanaan, Pemkab Deliserdang Terima WRS Dari BMKG

Administrator - Jumat, 09 Oktober 2026 08:59 WIB
Percepat Informasi Kebencanaan, Pemkab Deliserdang Terima WRS Dari BMKG
Foto: ist

DELISERDANG – Stasiun Geofisika Kelas I Deliserdang– BMKG, menyerahkan satu perangkat Warning Receiver System (WRS) kepada Pemerintah Kabupaten Deliserdang untuk mendukung penyebarluasan informasi kebencanaan, di Kantor Bupati Deliserdang, Sumatera Utara, Kamis (8/10/2026).

Perangkat tersebut akan digunakan untuk menerima informasi gempabumi serta peringatan dini tsunami dari BMKG. WRS juga menyediakan informasi cuaca ekstrem, iklim untuk sektor pertanian dan perkebunan, serta pemantauan hotspot.

Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan, mengatakan informasi tersebut penting untuk mendukung pemerintah dalam mengambil langkah cepat menghadapi berbagai potensi bencana di daerah, termasuk banjir, longsor, dan puting beliung.

Baca Juga:
"Mitigasi bencana ini memang harus dilakukan sebagai bentuk adaptasi kita terhadap alam. Pemerintah wajib memberikan informasi kepada masyarakat apabila ada wilayah yang mereka tempati memiliki potensi kerawanan," katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BMKG, khususnya Stasiun Geofisika Kelas I Deli Serdang, atas dukungan dan pemberian perangkat WRS tersebut. Ia berharap kerja sama terus diperkuat, termasuk melalui evaluasi terhadap early warning system (EWS) yang sedang dipasang Pemkab Deliserdang di beberapa titik untuk peringatan banjir.

"Kita harapkan bisa berkolaborasi dengan Stasiun Geofisika untuk melakukan penilaian terhadap early warning system yang kita miliki, sehingga sistem yang ada benar-benar dapat mendukung upaya penanggulangan bencana," ujarnya.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Deliserdang, Rasmid, mengatakan WRS merupakan perangkat diseminasi informasi yang memungkinkan informasi kebencanaan dari BMKG diterima secara cepat oleh pemerintah daerah.

Baca Juga:
"Informasi yang kami sampaikan tidak hanya gempabumi dan tsunami, tetapi juga cuaca ekstrem, iklim untuk pertanian dan perkebunan, serta monitoring hotspot. Informasi ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung mitigasi dan pengambilan keputusan," ujar Rasmid.

Ia juga mendorong pemanfaatan kajian mikrozonasi untuk mengetahui tingkat kerawanan wilayah, terutama sebagai pertimbangan dalam pengembangan kawasan permukiman.

Audiensi tersebut turut dihadiri jajaran Stasiun Geofisika Kelas I Deliserdang, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Bappedalitbang, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo Stan), serta Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdakab Deliserdang. (Tom)

Baca Juga:

Editor
: Administrator
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
P-APBD 2026 Tidak Disahkan, KONI Deliserdang Terancam Tak Berangkatkan Atlet ke Porprovsu
Wabup Lom Lom Tekankan Sinergi Pemkab dan DPRD dalam Menentukan Prioritas Pembangunan
Forkom IJK Goes to Deliserdang, Mahasiswa Didorong Cakap Mengelola Keuangan
Pemkab Deliserdang Dukung Pelestarian Pesisir, 1.994 Bibit Mangrove Ditanam di Tanjung Rejo
Banyak Asap, Pemerintahan Kecamatan Patumbak Bagi Masker Kepada Pengguna Jalan
Asap, Pemerintahan Kecamatan Delitua Bersama UPT Puskesmas Delitua Bagikan Masker Kepada Pengguna Jalan
 
Komentar