Rabu, 21 Oktober 2026

Mediasi Dugaan Pencemaran PT Artha Makmur Abadi Belum Temui Titik Terang

Administrator - Senin, 03 Agustus 2026 19:57 WIB
Mediasi Dugaan Pencemaran PT Artha Makmur Abadi Belum Temui Titik Terang
Rh

‎Tanjung Morawa – Upaya mediasi antara masyarakat Dusun VII, Desa Dalu X B, Kecamatan Tanjung Morawa, dengan pihak PT Artha Makmur Abadi yang digelar di Aula Kantor Desa Dalu X B, Senin (3/8/2026), belum menghasilkan kesepakatan.

‎

Baca Juga:
‎Dalam sambutannya, Kepala Desa Dalu X B menyampaikan bahwa masyarakat sebelumnya mengetahui lokasi tersebut hanya sebagai tempat pengolahan kayu. Namun, menurutnya, warga mengaku tidak mengetahui adanya perubahan kegiatan usaha menjadi pabrik yang disebut memproduksi pupuk dan obat obatan pertanian. Ia juga mengungkapkan Keluhan utama masyarakat adalah munculnya bau menyengat yang diduga berasal dari aktivitas perusahaan.

‎"Yang buat aksi Spontan masyarakat ini pak Bau menyengat yang diduga dari perusahaan" ucapnya pada pihak perusahaan dihadapan warga.

‎

‎Mewakili perusahaan, Ikbal Sinaga menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya bertujuan untuk menampung seluruh aspirasi warga agar dapat disampaikan kepada manajemen perusahaan. Ia mengatakan perusahaan berkomitmen membenahi berbagai kekurangan yang menjadi perhatian masyarakat, termasuk persoalan kesempatan kerja bagi warga sekitar.

Baca Juga:
‎"Kami pastinya ingin usaha berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan, kalau ada hal yang harus kita perbaiki pasti akan kita perbaiki semaksimal mungkin sesuai dengan peraturan" ucap Ikbal . Ia juga menjelaskan bahwa perizinan perusahaan saat ini berada pada bidang pupuk.

‎

‎Dalam sesi penyampaian pendapat, perwakilan masyarakat, Mawan, menyampaikan kekecewaannya terhadap perusahaan yang tidak merespon keluhan warga sekitar, ia juga mempertanyakan sistem pengelolaan limbah karena masyarakat mengaku tidak mengetahui keberadaan fasilitas pembuangan limbah dari pabrik tersebut.

‎

Baca Juga:
‎Sementara itu, perwakilan masyarakat lainnya, JP, menyatakan warga kecewa karena pimpinan atau pemilik perusahaan tidak hadir dalam mediasi. Menurutnya, sebelumnya owner perusahaan yang disebut bernama Johari telah menyampaikan melalui sambungan telepon akan menghadiri pertemuan pada hari Senin. "Saya kecewa pak dan merasa dibohongi, karena yang hadir hanya perwakilan perusahaan, harusnya yang hadir pak Johari, karena dia yang menjanjikan akan meluangkan waktu untuk mediasi hari ini, tapi beliau tidak datang" ucapnya.

‎

‎JP dan warga pun merasa kecewa dan memutuskan meninggalkan ruang mediasi (walk out), kemudian melanjutkan aksi di depan pabrik.

‎

Baca Juga:
‎Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan menyampaikan akan menunggu rekomendasi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang sebagai dasar tindak lanjut atas persoalan yang dikeluhkan masyarakat.

‎

‎Usai mediasi, aksi protes warga masih berlanjut. Masyarakat mendirikan tenda di seberang depan gerbang PT Artha Makmur Abadi sebagai bentuk penyampaian aspirasi. Warga menyatakan akan tetap bertahan hingga dapat bertemu langsung dengan owner perusahaan untuk memperoleh penjelasan atas berbagai keluhan yang mereka sampaikan.

‎

Baca Juga:
‎Sementara itu Kapolsek Tanjung Morawa

‎AKP Jonni H. Damanik, S.H., M.H. menghimbau pada warga yang melakukan aksi agar dapat menjaga kondusifitas , tidak melakukan tindakan yang anarkis aerta dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

‎

‎Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi aksi berlangsung kondusif dan mendapat pengamanan dari aparat kepolisian. Sementara itu, proses penanganan dugaan persoalan lingkungan masih menunggu hasil pemeriksaan serta rekomendasi resmi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang.(RHy)

Baca Juga:

Editor
: Administrator
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Bupati Asri Ludin Tambunan Subuh Berjamaah dan Mengaji Bersama MUI di Batang Kuis
GEGER! 34 Anggota DPRD Deli Serdang Tak Percaya Lagi kepada Pimpinannya!
500 Anggota Sako Pramuka Alwasliyah Deli Serdang Siap Ikuti Kemsama 2026
BPBD Deli Serdang Gelar Latihan Gabungan Water Rescue, Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Kenaikan Honor Bilal Jenazah Rp50 Ribu Perbulan Ikut Batal Disahkan DPRD Deli Serdang.
BPBD dan Disdamkarmat Deli Serdang Perkuat Sinergi, Gelar Latihan Gabungan Vertikal Rescue di Jembatan Syahmad
 
Komentar